Rabu, 20 Mei 2009

SURAKARTA PUNYA TECHNOPARK




Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bertekad menjadikan Kota Solo sebagai kota vokasi dan pusat inovasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tekad itu disusul dengan rencana dibangunnya Solo Technopark sebagai pusat pendidikan dan teknologi, pusat riset, pusat pelatihan dan pusat inkubasi produk baru, serta pusat industri dan perdagangan.

Wacana tersebut mengemuka dalam acara soft launching Solo Technopark, Selasa (19/5) di Gedung Pusat Riset and Development (R&D). Solo Technopark merupakan kawasan terpadu menggabungkan dunia industri, perguruan tinggi, riset dan pelatihan, kewirausahaan, perbankan, pemerintah pusat dan daerah, yang sarat dengan teknologi, di kawasan Pedaringan, Jebres, Solo, Jawa Tengah. (read more)

Selasa, 19 Mei 2009

Survey Dunia "INDONESIA PALING MURAH SENYUM"



Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98%. Untuk salam, skor Indonesia sejajar Hongkong, juga 98%.

Siaran pers The Smiling Report dari AB Better Business berbasis di Swedia (8/4/2009) yang diteruskan Korfungsi Pensosbud KBRI Stockholm Dody Kusumonegoro kepada detikcom (16/5/2009) juga menyebutkan bahwa skor terbaik ucapan salam ini terutama ditemukan dalam pelayanan pemerintah (94%), sedangkan business to business (B2B) cuma 70%.

Sementara itu negara paling tidak ramah senyum adalah Pakistan dengan skor 44% dan terendah untuk memberikan salam adalah Maroko dengan skor 48%. Swedia sendiri berada di rangking 24, dengan skor untuk murah senyum 77% dan salam 81%.

Untuk kategori per benua, skor tertinggi diraih Australia dengan skor murah senyum 89% dan salam 92%. Terendah dari semua benua adalah Afrika: skor murah senyum 62% dan salam 51%.

Sektor industri dengan senyum terbaik adalah Health &; Beauty Care (Kesehatan dan Perawatan Kecantikan) dan Transportasi dengan skor 86%, dan terendah adalah sektor B2B dengan 52%.

Data-data di atas dikompilasi dari para Mystery Shopper, yakni orang-orang terlatih untuk merasakan dan mengukur proses pelayanan terhadap pelanggan. Mereka ini pura-pura sebagai pembeli atau pelanggan potensial untuk selanjutnya melaporkan pengalamannya. Para Mistery Shopper ini disebut juga pelanggan anonim (anonymous customer), tamu virtual, atau pelanggan percobaan.

Hasil kompilasi survei 2008 yang meliputi data customer service itu termasuk jawaban dari 2,5 juta lebih pertanyaan mengenai Smile (senyum), Greeting (salam) dan Add-on Sales (layanan tambahan saat penjualan) di 66 negara.

Untuk layanan tambahan saat penjualan, skor tertinggi diraih sektor B2B (65%), sedangkan leisure paling rendah dengan skor cuma 40%. Sementara penjualan tertinggi dibukukan Pakistan (82%), terendah adalah Finlandia (3%).

Smiling Report mencatat tren yang terus menurun tiap tahun untuk Senyum, yakni 77% (2008), 82% (2007) dan 87% (2004). Tren penurunan juga terjadi Salam, yakni 81% (2008, 2007) dibandingkan 88% di 2004. (detikcom - Minggu, Mei 17/Foto: Phinisi Tour Solo)


Sabtu, 16 Mei 2009

FOTO "SOLO CITY TOUR" CITY SUMMIT SANITATION V




Saat berlangsungnya City Summit Sanitation V (CSS-V) di Solo 28-30 April 2009, Phinisi Tour Solo ditunjuk untuk melaksanakan City Tour bagi peserta CSS-V. Adapun Tujuan City Tour kali ini adalah ke: Istana Mangkunegaran, Keraton Kasunanan, Kampung Batik Kauman (Batik Gunawan Setiyawan), Makan siang di Dapur Solo, dan ziarah ke Astana (makam) Giribangun (makam Bp. & Ibu Soeharto mantan Presiden RI yang ke-2) KLIK DISINI untuk melihat foto-foto lainnya.

Minggu, 26 April 2009

PIKNIK NYAMAN & HEMAT DENGAN BUS PARIWISATA


Berwisata menggunakan BUS PARIWISATA memang MENYENANGKAN, NYAMAN DAN MURAH. Kesan bahwa bus panas, sumpek, capek, dll sekarang sudah tidak ada lagi. Dengan bus pariwisata saat ini semua hal tersebut bisa diatasi.






Rata-rata bus pariwisata sekarang sudah ber AC, Kursi dengan RICLINING SEAT (sandaran yang bisa diatur), TV dengan VCD/DVD Player bisa untuk ‘karaoke’nan. Semuanya tentu dengan pengharum ruangan baik yang manual (gel) ataupun yang otomatis/elektrik.

Bahkan sudang banyak bus pariwisata yang memasang TOILET, Rest Leg, dan melengkapi dengan Bantal dan Selimut. Ada juga bus pariwisata yang melengkapinya dengan KURSI PIJAT ELEKTRIK di bagian kursi Tour Leadernya (kalo penumpang capek bisa gantian pijat gratis), Coffee Maker, Kulkas atau Cooler. Jadi mau apa lagi?

Yang lebih memberikan nilai PLUS lagi adalah bahwa CREW BUS PARIWISATA sangat familier, jauh dari kesan ‘kebut-kebutan’ & ‘ugal-ugalan’.

Di Jawa Tengah & Yogya rata-rata sewa bus pariwisata sehari (12 jam) adalah Rp.3.000.000,- hingga Rp. 3.750.000,-
Di Jawa Barat, DKI, Jawa Timur harga sedikit lebih mahal, antara Rp.3.500.000,- hingga Rp.4.000.000,-. Namun bagaimanapun harga tersebut tetap murah khan… bayangkan bila sewa selama 12 jam dengan kapasitas tempat duduk antara 30 s/d. 50 seat maka biaya rata-rata per orang hanya (asumsi dengan harga Rp.3 jt) Rp.60.000 - Rp. 80.000,-. Bila anda di Jakarta dengan 12 jam PP, anda sudah bisa ke Taman Safari, Istana Bogor, Kebun Raya Bogor. Atau bila anda di Solo anda sudah bisa ke Yogya, Borobudur, & Parangtritis.

Bila anda puas dengan crew busnya anda tinggal menambah Tips atau uang rokok bagi driver dan keneknya.

Kalau anda tidak mau capek-capek untuk mengurus perjalanan anda, serta agar lebih praktis, murah & hemat, dan tidak ribet (harus urus tiket masuk, cari snack & makan, dll) maka serahkan saja kepada Biro Perjalanan Wisata yang ada di Kota Anda. Maka anda akan dilayani dari pemilihan BUS PARIWISATA yang Prima, crew yang familier, snack dan makan, masuk obyek wisata, tour leader & guide. Bahkan hingga Hotel bila perjalanan anda menginap.

Apabila kunjungan anda sifatnya STUDY TOUR, STUDI BANDING, DLL ke Perusahaan atau Instansi Pemerintah/BUMN maka Biro Perjalanan Wisatapun akan sanggup untuk menguruskan. Enak khan… Anda tinggal menentukan tujuannya dan Biro Perjalanan akan memberikan alternative biaya serta fasilitasnya.

Anda punya rencana perwisata dengan BUS PARIWISATA?? hubungi kami segera...
Phinisi Tour & Travel, Jl. Slamet Riyadi 441 Solo Telp.0271-718794 HP.0815-4850-1419

Jumat, 17 April 2009

PAKET STUDI BANDING & STUDI TOUR




Kami juga sangat senang apabila bisa melayani KUNJUNGAN KERJA / STUDI BANDING bagi Instansi / Perusahan Anda

Atau melayani STUDI TOUR bagi siswa-siswi sekolah Anda

PAKET WISATA KE BALI DAN NUSANTARA



Kami juga melayani Paket Wisata ke Pulau "Dewata" Bali dengan paket Individual ataupun Group dengan harga yang MURAH dan fasilitas yang WAH..!! tentunya ke obyek-obyek yang masih jarang dikunjungi misalnya: BALI BIRD PARK atau makan malam/ DINNER di PANTAI JIMBARAN. Segera hubungi kami di 0271-718794 atau 0815-4850-1419.

BUS PARIWISATA, Disewakan






Kami menyediakan Bus Pariwisata & crew yang familier. Tersedia Micro Bus 25 seat & 35 seat (Rp.2.100.000,-/hari) serta Bus Besar 40 seat hingga 62 seat (Rp.3.000.000,- s/d 3.500.000,-/hari). Untuk Bus besar kami juga menyediakan fasilitas TOILET, AREA SMOOKING, BANTAL, SELIMUT. Semua Bus Full AC dan dilengkapi VCD/DVD Player beserta TV/LCD.






Jumat, 20 Maret 2009

SELAMAT DATANG PESERTA "CITY SUMMIT SANITASI" DI KOTA "SPIRIT OF JAVA" SURAKARTA

City Summit V SURAKARTA 27-30 April 2009

Program Pengembangan Sanitasi Indonesia (Indonesia Sanitation Sector Development Program/ISSDP) akan menyelenggarakan Lokakarya Sanitasi Kota ISSDP (City Summit) V di Kota Surakarta, Jawa Tengah 27-30 April 2009 Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang evaluasi dan memperkaya khasanah serta kesinambungan pembangunan sanitasi di Indonesia. Menurut Kasubid Prasarana Kota Bappeda Kota Surakarta Bp. Nunung Setyo Nugroho, ST, MT, MA City Summit kali ini akan dihadiri oleh 150 peserta.

Lokakarya ini selain diikuti oleh perwakilan enam kota yang telah lama mengikuti ISSDP yakni Surakarta, Blitar, Banjarmasin, Denpasar, Jambi, dan Payakumbuh, juga akan dihadiri oleh utusan kota-kota dan provinsi yang baru saja mengikuti program ini. Setiap pemerintah kota akan mempresentasikan pengalaman masing-masing di depan peserta dari Bappenas, Depdagri, Dep PU, Pemkot dan Pemkab se-Jawa Tengah. Selain memaparkan pengalaman tiap kota, lokakarya akan membahas kebijakan dan isu-isu sanitasi secara nasional.

Lokakarya Sanitasi Kota ISSDP IV ini merupakan lanjutan dari lokakarya serupa yang berlangsung di Denpasar (Nopember 2007), Blitar (Maret 2007) dan Banjarmasin (November 2006)dan Payakumbuh (November 2008). Pada lokakarya II, enam walikota mengeluarkan Deklarasi Blitar yang berisi komitmen untuk memberikan prioritas terhadap pembangunan dan pengembangan sanitasi di wilayahnya. Sedangkan lokakarya I menghasilkan rencana tindak untuk penyusunan Buku Putih Sanitasi. Lokakarya III menghasilkan rencana aksi/implementasi dari strategi sanitasi kota yang telah disusun.

Salah satu tema yang akan dibahas dalam lokakarya ini adalah mencari peluang pendanaan. Di dalamnya akan dibahas tentang Pengertian dan kriteria “fundable project”, sumber pendanaan CSR, penyusunan rencana investasi, prosedur pengajuan bantuan program. Para peserta juga akan bertukar pengalaman tentang status kemajuan implementasi SSK dan permasalahannya serta pengalaman integrasi SSK dalam RPJMD di enam kota ISSDP lama. Tak ketinggalan, lokakarya juga akan membahas pemantapan rencana kota ISSDP II dengan provinsi.

Antusiasme Pemkot Surakarta
Pemkot Surakarta sangat antusias menyambut acara ini. Direncanakan acara dibuka di LOJI GANDRUNG Rumah Dinas walikota Surakarta, selanjutnya peserta akan diajak ke Gladag Langen Bogan (GALABO) pusat wisata kuliner malam Solo untuk santap Malam bersama Walikota. Yang menarik ketika menuju Galabo yang berjarak 1,5 km dari Loji gandrung, peserta diangkut oleh Kereta Api Wisata. Rel KA Wisata tersebut membelah tepat di sisin jalan Protokol Solo Jl. Slamet Riyadi. Dia akhir akhir acara peserta akan diajak oleh panitia mengikuti CITY TOUR (optional) dengan mengunjungi ASTANA GIRI BANGUN yakni makam Alm. Presiden RI ke-2 Jendral Besar H. M. SOEHARTO & Alm. Ibu TIEN SOEHARTO di daerah Tawangmangu sekitar 35km dari Solo yang berhawa sejuk. Selanjutnya ke Kampung Batik dan Kraton Surakarta. Tak Lupa untuk belanja oleh-oleh khas Solo.

(Sumber : Sanitasi.or.id & Bappeda Kota Surakarta)

Kamis, 19 Maret 2009

ASTANA GIRIBANGUN, makam Bapak Soeharto mantan Presiden RI ke-2






Astana Giribangun adalah sebuah mausoleum bagi keluarga mantan presiden Indonesia ke-2, Suharto. Lokasinya berada di sebelah timur kota Surakarta, Indonesia, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 35 km dari Surakarta.

Bangunan
Makam ini dibangun di atas sebuah bukit, tepat di bawah Astana Mangadeg, komplek pemakaman para penguasa Mangkunegaran, salah satu pecahan Kesultanan Mataram. Astana Mangadeg berada di ketinggian 750 meter dpl, sedangkan Giribangun pada 666 meter dpl. Di Astana Mangadeg dimakamkan Mangkunegara (MN) I alias Pangeran Sambernyawa, MN II, dan MN III.

Pemilihan posisi berada di bawah Mangadeg itu bukan tanpa alasan; untuk tetap menghormat para penguasa Mangkunegaran, mengingat Ibu Tien Soeharto adalah keturunan Mangkunegoro III. Komplek makam ini memiliki tiga tingkatan cungkup (bangunan makam): cungkup Argo Sari teletak di tengah-tengah dan paling tinggi, di bawahnya, terdapat cungkup Argo Kembang, dan paling bawah adalah cungkup Argo Tuwuh.

Pintu utama Astana Giribangun terletak di sisi utara. Sisi selatan berbatasan langsung di jurang yang di bawahnya mengalir Kali Samin yang berkelok-kelok indah dipandang dari areal makam. Terdapat pula pintu di bagian timur kompleks makam yang langsung mengakses ke Astana Mangadeg.

Selain bangunan untuk pemakaman, terdapat sembilan bangunan pendukung lainnya. Di antaranya adalah masjid, rumah tempat peristirahatan bagi keluarga Soeharto jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga.

Di bagian bawah, terdapat ruang parkir yang sangat luas. Di masa Soeharto berkuasa, di areal ini terdapat puluhan kios pedagang yang berjualan suvenir maupun makanan untuk melayani peziarah dan wisatawan. Namun kini di tempat itu tidak diizinkan lagi menjadi tempat berjualan dengan alasan keamanan dan ketenangan.


Argo Sari
Makam yang luas itu terdiri dari beberapa bagian. Di antaranya adalah bagian utama yang disebut Cungkup Argosari yang berada di dalam ruangan tengah seluas 81 meter persegi dengan dilindungi cungkup berupa rumah bentuk joglo gaya Surakarta beratap sirap. Dinding rumah terbuat dari kayu berukir gaya Surakarta pula.

Di ruangan ini hanya direncanakan untuk lima makam. Saat ini paling barat adalah makam Siti Hartini, di tengah terdapat makam pasangan Soemarharjomo (ayah dan ibu Tien) dan paling timur adalah makam Ibu Tien Soeharto. Tepat di sebelah barat makam Ibu Tien terdapat makam Soeharto.

Masih di bagian Argosari, tepatnya di emperan cungkup seluas 243 meter persegi, terdapat tempat yang direncanakan untuk makam 12 badan.

Di beranda cungkup seluas 405 meter persegi terdapat areal untuk 48 badan. Yang berhak dimakamkan di tempat itu adalah penasihat, pengurus harian serta anggota pengurus Yayasan Mangadeg yang mengelola pemakaman tersebut. Termasuk yang berhak dimakamkan di tempat itu adalah pengusaha Sukamdani Sahid Gitosardjono beserta istri.


Argo Kembang
Bagian yang berada di luar lokasi utama adalah Cungkup Argokembang seluas 567 meter persegi. Tempat ini tersedia tempat bagi 116 badan. Yang dapat dimakamkan di lokasi itu adalah para pengurus pleno dan seksi Yayasan Mangadeg ataupun keluarga besar Mangkunegaran lainnya yang dianggap berjasa kepada yayasan yang mengajukan permohonan untuk dimakamkan di astana tersebut.

Argo Tuwuh
Paling luar adalah Cungkup Argotuwuh seluas 729 meter persegi. Tempat ini tersedia tempat bagi 156 badan. Seperti halnya Cungkup Argo Kembang, yang berhak dimakamkan di lokasi itu adalah para pengurus Yayasan Mangadeg ataupun keluarga besar Mangkunegaran lainnya yang mengajukan permohonan.


Sejarah
Astana Giri Bangun dibangun pada tahun 1974 oleh Yayasan Mangadeg Surakarta, dan diresmikan penggunaannya para tahun 1976. Peresmian itu ditandai dengan pemindahan sisa jenazah Soemaharjomo (ayahanda Tien Soharto) dan Siti Hartini Oudang (kakak tertua Ibu Tien), yang keduanya sebelumnya dimakamkan di Makam Utoroloyo, salah satu makam keluarga besar keturunan Mangkunegaran yang berada di Kota Solo.

(Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas / Dialihkan dari Astana Giri Bangun)

Studi Banding ke TAMAN PINTAR, Yogya dan BATURADEN, Purwokerto




Saat ngantar Studi banding ke Baturaden ke Panti Pemulihan Perempuan Korban Kekerasan dan Taman Pintar Yogyakarta